Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Kilas Balik Mode Tahun 2011

on Jumat, 23 Desember 2011

Pergantian tahun hanya tinggal menghitung hari. Berbagai kejadian menarik telah menghiasi tahun ini, termasuk dunia mode. Seperti dilansir Genius Beauty, Kamis (20/12), inilah kilas balik dunia fashion dalam mode terbaik.

1. Konsep Minimalis oleh Hannah McGibbon

Mode tahun 2011 dibedakan oleh karakter retrospektif. Para desainer terus menerus mencari favorit dan tren gaya. Yang paling meyakinkan adalah pengikut minimalis yang tampak lebih modis dan bentuk struktural.

Salah satunya adalah Hannah MacGibbon, kepala rumah mode Chloe. Ia benar-benar menghidupkan kembali merek. Minimalis konseptual dan kejelasan kontur telah menciptakan kombinasi sempurna dengan feminitas dan keanggunan bentuk dan siluet. Warna utama yang selalu menjadi andalannya adalah hitam, putih, mustard, cokelat, dan biru.

2. Cross-gender oleh Phoebe Philo

Mode percampuran antara feminitas dan androgini, keanggunan dan santai mewarnai tahun 2011. Contohnya, pakaian yang biasanya dikenakan wanita kini juga bisa dipakai kaum pria.

Keberanian dalam menampilkan sisi feminin dalam maskulin kaum pria sangat kental dalam peragaan busana di beberapa negara. Desianer Phoebe Philo menampilkan garis yang bersih, dan rincian yang tidak biasa dalam koleksi pakaiannya tersebut.






sumber: http://berita.plasa.msn.com/nasional/sctv/article.aspx?cp-documentid=5687973

Hari Ibu tak Sama dengan Mother's Day

on Kamis, 22 Desember 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Peringatan ini kerap disalahartikan sebagai bentuk terima kasih kepada ibu yang telah melahirkan dan mengurus rumah tangga. Namun, ternyata, hari ibu yang diperingati oleh bangsa Indonesia bukan demikian maksudnya.
Hari Ibu pertama kali dicetuskan pada tahun 1928. Misi diperingatinya Hari Ibu adalah untuk mengenang semangat dan perjuangan permpuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa. Semangat itu tercermin dalam perjuangan Sofie Korneliq Pandean, seorang perempuan kelahiran Minahasa yang tanpa rasa takut berseru tentang kemerdekaan bangsa.
Pandean adalah satu-satunya wanita yang ikut membacakan naskah Sumpah Pemuda. Selanjutnya, Kongres Permpuan pada 22 Desember yang dihadiri 30 organisasi perempuan dari 12 kota dari Jawa dan Sumatera membuktikan bahwa semangat perempuan juga memiliki cita-cita untuk kemerdekaan.
Hingga pertemuan ketiga, Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menetapkan hari untuk mengenang keberanian para perempuan yang turut membela negara. Dipilihlah 22 Desember sebagai Hari Ibu. Tanggal ini dikukuhkan dalam Kepres No. 316 tahun 1959 tentang Hari Nasional yang bukan hari libur dan diperingati hingga sekarang.








sumber: http://id.berita.yahoo.com/hari-ibu-tak-sama-dengan-mothers-day-053012557.html

Lagi, Produk Unik Pulau Dewata

on Sabtu, 17 Desember 2011

Natal tinggal menghitung hari. Para perajin pohon Natal dari bulu ayam di kawasan Kuta, Bali kewalahan memenuhi permintaan pohon Natal unik itu. Terutama, menurut Gede Darmada--perajin yang sudah menekuni kerajinan selama satu setengah tahun terakhir, permintaan akan kerajinan pohon natal dari bulu ayam.

Kerajinan yang ditekuni, menurut Darmada, bermula dari keinginan coba-coba untuk memanfaatkan bulu ayam. Ia ingin memanfaatkan limbah itu untuk dijadikan barang yang unik dan bernilai seni.

Harapan Darmada terkabul, meski ia terbilang baru memulai usaha. Namun karyanya telah menarik perhatian wisatawan dari Eropa seperti Prancis dan Spanyol.

Dalam sehari, Darmada dibantu pegwai mampu membuat tiga sampai empat pohon natal dari bulu ayam. Agar terlihat hidup, maka dalam kap lampu belakang, ada bulu ayam diberikan lampu. "Selain dapat berfungsi sebagai hiasan, juga bisa berfungsi sebagai dekorasi kap lampu yang unik dan menarik," ujar Darmada, belum lama berselang.



sumber:http://berita.plasa.msn.com